Jumat, 09 April 2010

Kado Ulang Tahun


Ulang tahun,,hal yg mungkin kita tunggu-tunggu untuk merayakannya dengan keluarga, teman, atau pacar.  Bagi orang sekitarnya mungkin berpikir “Apa ya kado yg tepat dan berkesan buat dia?”
Sebagian orang mungkin berpikir untuk ngasih berupa materi, barang, atau apa saja yg berwujud.
Namun bagi sebagian orang yg tidak bisa memberikan semua itu (dg alasan yg bermacam-macam), adapun sesuatu yg bisa diberikan selain materi. Aku pun tak tahu beberapa yg kusampaikan ini merupakan sesuatu yg bijaksana, tapi paling tidak bisa menjadi alternative (yg murah..he3x) kado ulang tahun bagi orang yg kita sayangi.
1.       Kehadiran.
Mungkin kita bisa menyampaikan selamat ulang tahun lewat surat, telpon, sms, facebook, dll. Namun alangkah baiknya kita dapat memberikan ucapan secara langsung (bila memungkinkan). Dengan berada disampingnya, kamu dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayangsecara lebih utuh dan intensif. Buat kehadiranmu menjadi berarti dan membawa kebahagiaan.
2.       Mendengar.
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati untuk mendengar dengan baik. Biarkan 1 hari spesial itu untuk dia dapat mencurahkan isi hatinya dengan kata-kata, walaupun mungkin itu terdengar membosankan bagi kita.
3.       Diam.
Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Walaupun diam, hendaknya kita tetap memperhatikan apa yg dia ucapkan.
4.       Kebebasan.
Makna kebebasan bukanlah "kau bebas berbuat semaumu". Memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggungjawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan. Dengan memberikan Kebebasan yg Bertanggungjawab diharapkan akan muncul sebuah Kedewasaan.
5.       Keindahan.
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tampil lebih "guanteng" atau "cuantik"? Selain keindahan penampilan pribadi, juga keindahan rumah dan lingkungan sekitar. Tapi kalo emang kaliyan ga Ganteng ato Cantik”””he3x…PD aja lagi..! suatu kepuasan tersendiri bisa bangga terhadap diri sendiri.

6.       Tanggapan Positif.
Tanpa sadar, seringkali kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi (walaupun hal ini yg paling tidak kita inginkan). Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Ucapan terima kasih dan pujian, serta permintaan maaf adalah kado indah yang sering terlupakan. Saaatnya tunjukan bahwa kamu bukan hanya seorang tukang protes atau suka komentar.
7.       Kesediaan Mengalah.
Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Kadangkala kita ‘keukeuh’ hingga emosi dalam berdebat dengannya ato sering memaksakan kehendak kita, untuk sekali ini saja lupakan semua itu dan coba tuk hilangkan rasa angkuh dan sifat keras kepala.
8.       Senyuman.
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah.

mungkin masih banyak kado-kado lain yang sebenarnya kurang diperhatihan dan justru malah bisa menjadi kado yang berkesan n mjd kado yg paling indah...

akhir kata,,Aku ucapin Met Ulang Taon bagi temen-temenku yg berulang tahun…

Jumat, 02 April 2010

Berkaca pada Kamis Putih


Hari ini, Perayaan kamis Putih. Hari dimana Yesus mengadakan Perjamuan terakhir dan memanjatkan Doa di Taman Getsemani. Hari dimana Yesus ditangkap oleh Imam-imam Besar agama Yahudi.
Ada 4 point yg bisa kupelajari dari Perayaan ini, dan aku ingin berbagi bersama saudara seiman sekalian. (Bukan maksudku untuk SARA disini, namun aku hanya ingin bernagi dan mendengar pendapat teman-teman).

1.      Pengkhianatan.
Melihat fakta bahwa penangkapan diri Yesus adalah sebuah pengkhianatan dari Yudas Iskariot. Bagaimana kalian menanggapi hal ini? Maksudku di dalam kehidupan/dunia sekarang ini. Pengkhianatan yg (mungkin) dilakukan orang-orang terdekat kita, orang-orang yg kita sayangi…
Namun apakah kita sadar akan pengkhianatan-pengkhianatan yg kita lakukan kepadaNya. Kita mengingkari janji yg kita buat sendiri, kita mengingkari apa yg baik dengan alasan-alasan yg “menurut kita” masuk akal.

2.      Ketamakan.
Lagi-lagi kita melihat pada sosok Yudas Iskariot. Hanya karena ingin mendapatkan 30 keping perak, dia menjual Yesus kepada Imam orang Yahudi. Apakah yg dilakukan itu? Menanggalkan imannya demi sebuah kekayaan semu. Salahkah?
Bedakah dengan kita yg melakukan ketidakjujuran kecil kepada orang tua untuk mendapatkan uang lebih! (memanipulasi kebutuhan sehari-hari atau dalam studi)

3.      Melayani.
Perjamuan terakhir, dimana Yesus melakukan hal yg tak biasa bagi kebanyakan orang pada jaman itu. Dia membasuh kaki keduabelas muridNya. Banyak yg heran akan tindakanNya, namun Yesus berkata bahwa seoran tuan tak lebih tinggi daripada hambanya. Coba pikir! Yesus yg dianggap seorang Guru bahkan Tuhan, mau membasuh kaki. Dia merendahkan diriNya untuk mengajari kita arti melayani. Dan apakah yg sudah kita perbuat?
Sun Tzu berkata : Seorang Jendral yg hebat bukanlah dia yg dapat menaklukan prajuritnya karena rasa takut, tapi Dia yg dapat mengendalikan prajuritnya karena rasa hormat. Dan rasa hormat itu hanya dapat diperoleh jika Jendral tersebut dapat menjadi teladan dan melayani prajuritnya dengan baik.

4.      Kasih.
Dan Inti dari itu semua adalah Kasih. Bagaimana kita dapat mengerti dan mewujudnyatakan Kasih dalam kehidupan kita sehari-hari. Aku akui 3 point diatas adalah sesuatu yg merupakan pengalaman pribadiku, yg (mungkin) suatu cerminan dari diri kita semua. Namun aku yakin dan percaya bahwa kita masih diberi kesempatan untuk memperbaikinya, karena masih ada Kasih dalam diri kita.

Akhir kata aku mengucapkan selamat kepada kita semua yg meyakini bahwa Yesus telah datang ke Dunia untuk menyelamatkan umatNya…

---< Terima Kasih dan Maaf >---