Getaran bumi yang sedemikian kuat membawa banyak perubahan. Salah satunya adalah makin banyaknya terlahir anak berjiwa matang (old soul) yang memiliki bakat khusus.
Bagaimana mendidik agar mereka tidak merasa tertekan dan aneh karena berbeda dengan teman-temannya?
Gejala alam rupanya tidak sedikit mempengaruhi hal-hal lain. Waktu yang berjalan demikian cepat.
Sifat tubuhnya memang anak-anak, tapi soul-nya sudah kuat. Makanya kalau dia nyeletuk bukan seperti anak-anak lagi.
Tampilkan postingan dengan label wacana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wacana. Tampilkan semua postingan
Minggu, 23 Januari 2011
Jumat, 21 Januari 2011
Pertamina: Trendsetter Sumber Energi Terbarukan Ramah Lingkungan (antara wacana, harapan, dan tantangan)
Krisis lingkungan hidup yang menerpa dunia saat ini sedang gencar-gencarnya disuarakan. Mulai dari tingkat bawah sampai tingkat dunia seperti KTT Iklim. Ditambah lagi isu-isu berkurangnya cadangan minyak dunia. Ini memang isu yang memang membuat perbincangan banyak pihak.
Pertamina sebagai salah satu perusahaan energi di dunia, seharusnya tidak hanya menjadikan isu ini sebagai wacana saja. Pertamina harus segera mengambil tindakan cepat untuk menjawab isu ini.
Pertamina sebagai salah satu perusahaan energi di dunia, seharusnya tidak hanya menjadikan isu ini sebagai wacana saja. Pertamina harus segera mengambil tindakan cepat untuk menjawab isu ini.
Sistem Saraf Pada Manusia
Sistem saraf merupakan salah satu bagian yang menyusun sistem koordinasi yang bertugas menerima rangsangan, menghantarkan rangsangan ke seluruh bagian tubuh, serta memberikan respons terhadap rangsangan tersebut.
Pengaturan penerima rangsangan dilakukan oleh alat indera, pengolah rangsangan dilakukan oleh saraf pusat yang kemudian meneruskan untuk menanggapi rangsangan yang datang dilakukan oleh sistem saraf dan alat indera.
Rangsangan dapat berasal dari luar tubuh (eksternal) misalnya suara, cahaya, bau, panas, dingin, manis, pahit dan sebagainya. Sedangkan rangsangan yang berasal dari dalam tubuh disebut juga rangsangan internal, misalnya rasa haus, lapar, dan nyeri.
Pengaturan penerima rangsangan dilakukan oleh alat indera, pengolah rangsangan dilakukan oleh saraf pusat yang kemudian meneruskan untuk menanggapi rangsangan yang datang dilakukan oleh sistem saraf dan alat indera.
Rangsangan dapat berasal dari luar tubuh (eksternal) misalnya suara, cahaya, bau, panas, dingin, manis, pahit dan sebagainya. Sedangkan rangsangan yang berasal dari dalam tubuh disebut juga rangsangan internal, misalnya rasa haus, lapar, dan nyeri.
Alien Pernah Mengunjungi Bumi (Kesaksian Mantan Astronot)
Edgar D. Mitchell, anggota kru Apollo ke-14 AS, yang juga merupakan astronaut ke-6 mendarat di bulan, pada 22 Juli 1971, sewaktu menerima wawancara radio menyatakan secara terbuka, bahwa Alien sudah pernah berkali-kali kontak dengan umat manusia, tetapi pemerintah AS menyembunyikan realita ini selama 60 tahun.
Nokia X5
Desain
Bagi tangan reguler, mungkin akan aneh ketika menggenggam X5. Terasa berat dan kotak. Warna pink menyala dominan di antara steinless peraknya. Terbuat dari material yang kokoh, X5 memiliki engsel geser yang mulus dan ringan. Geser permukaan layar ke atas guna menyingkap keyboard qwerty di dalamnya. Dihiasi tombol pengatur volume pada sisi kiri body, port audio 3,5mm dan charge di bagian kepala. Karena termasuk anggota seri XpressMusic, maka tersedia tombol pintas ke music player di dekat tombol ‘End Call’.
Sony Ericsson Xperia X10 Mini
Desain
Tipe Bar
Dimensi 83 x 50 x 16 mm
Berat 88 gram
Ringtone Mp3
Sistem Operasi Android 1.6
Jaringan GSM (850/900/1800/1900 MHz)
Prosesor Qualcomm MSM7227 600
Layar Tambahan
Kedalaman warna ???
Ukuran ???
Resolusi ???
Touch Screen ada, capacitive
Canon PowerShot A495
Feature
Smart Auto
• Smart Auto menggunakan teknologi scene detection terbaru dari Canon untuk menentukan kecerahan, kontras, jarak secara keseluruhan, termasuk kemampuan untuk membedakan skenario waktu (hari) dan cahaya (waktu malam) guna hasil gambar yang sempurna.
• Modus bidikan Smart Auto secara cerdas memilih pengaturan yang tepat untuk kamera berdasarkan 13 situasi pengambilan gambar yang telah ditentukan.
Smart FE
• Canon menggunakan fungsi scene detection untuk menentukan jarak dan kondisi pemotretan, untuk menghitung flash eksposur yang terbaik guna menghasilkan gambar alami.
• Smart FE akan mengurangi kemungkinan over exposure ketika orang menembak pada jarak dekat, mencegah latar belakang yang gelap, serta bayangan yang jatuh pada wajah pada saat memotret subjek yang di bawah sinar matahari yang kuat.
Low Light Mode
• Low Light Mode (ISO Maksimal 3200)
• Pada pengambilan gambar dalam berbagai situasi pencahayaan ketika lampu kilat tidak diizinkan.
Canon PowerShot A480
Inilah model paling bawah – dan juga paling murah – di jajaran kamera digital kompak Canon. Namun jangan buru-buru menghakiminya sebagai produk murahan, kendati casing-nya yang hitam memang terkesan kurang berkelas, dan bentuknya yang semi kotak tidak terlalu menarik. O ya, selain warna hitam, PowerShot A480 ini tersedia dalam warna merah, biru, dan silver.
Senin, 08 November 2010
10 Manfaat Kacang Tanah buat Kesehatan
Di samping menjadi makanan bagi otak, ada jauh lebih penting manfaat kesehatan yang dapat di tawarkan kacang.
Kacang tanah adalah anggota dari keluarga kacang-kacangan yang merupakan sumber protein terbaik di kerajaan tanaman. Kacang dapat ditemukan di berbagai produk. Mereka dapat dimakan asin, kering dibakar, direbus dan bahkan mentah. Mereka dapat ditemukan dalam kacang gula, selai kacang dan permen.
- Membantu Meningkatkan Kesuburan.
Kacang mengandung sejumlah asam folat. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang memiliki asupan harian 400 mikrogram asam folat, sebelum dan selama awal kehamilan, akan mengurangi risiko memiliki bayi lahir dengan cacat saraf yang serius hingga 70%.
- Bantu dalam Peraturan Gula Darah.
Seperempat cangkir kacang dapat memasok tubuh dengan 35% dari nilai yang dibutuhkan sehari-hari mangan, mineral yang berperan dalam metabolisme lemak dan karbohidrat, penyerapan kalsium, dan regulasi gula darah.
- Membantu Mencegah Batu empedu.
Mungkin mengejutkan bahwa kacang dapat membantu mencegah batu empedu. Tapi 20 tahun penelitian telah menunjukkan bahwa makan 1 ons kacang, kacang atau selai kacang seminggu menurunkan risiko batu empedu berkembang sebesar 25%.
- Membantu Fight Depresi
Kacang tanah merupakan sumber yang baik triptofan, suatu asam amino esensial yang penting untuk produksi serotonin, salah satu bahan kimia otak kunci yang terlibat dalam regulasi suasana hati. Ketika depresi terjadi, penurunan jumlah serotonin dapat dilepaskan dari sel-sel saraf di otak. Triptofan dapat meningkatkan efek antidepresan serotonin itu bila ada peningkatan jumlah serotonin dalam darah.
- Memori meningkatkan Power
Apakah Anda tahu apa yang dapat ditemukan dalam kacang yang memberi mereka "makanan otak" tag? Hal ini disebabkan mereka vitamin B3 atau niasin konten yang banyak manfaat kesehatan termasuk fungsi otak normal dan meningkatkan kekuatan memori.
- Membantu Tingkat Kolesterol Rendah
Gizi yang sama kacang yang memberikan kekuatan meningkatkan memori mereka juga membantu menurunkan dan mengontrol kadar kolesterol. Ditambahkan ke yang isinya tembaga mereka yang membantu dalam mengurangi kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.
- Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi kacang-kacangan secara teratur terkait dengan penurunan risiko penyakit jantung. Kacang kaya hati-ramah lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan seperti asam oleat. Meraih segenggam kacang tanah dan kacang lainnya setidaknya empat kali seminggu untuk mengurangi risiko kardiovaskular dan penyakit jantung koroner.
- Melindungi Terhadap Umur terkait Penurunan Kognitif
Peserta penelitian telah menunjukkan bahwa mereka yang memiliki asupan yang paling kaya niasin makanan seperti kacang adalah 70% lebih cenderung memiliki penyakit Alzheimer dikembangkan. Seperempat cangkir sehari kacang sudah dapat pasokan hampir seperempat dari nilai yang dibutuhkan sehari-hari untuk niacin.
- Kanker Perlindungan
Suatu bentuk Fitosterol yang disebut beta-sitoserol (SIT) ditemukan dalam konsentrasi tinggi di beberapa pabrik minyak, biji-bijian, dan polong-polongan termasuk kacang. Pitosterol tidak hanya melindungi terhadap penyakit jantung dengan menghalangi penyerapan kolesterol, mereka juga melindungi terhadap kanker dengan menghambat pertumbuhan tumor.
- Risiko Menurunkan Berat Badan
Surprise! Makan kacang-kacangan secara teratur dikaitkan dengan risiko menurunkan berat badan. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang makan kacang setidaknya dua kali seminggu sangat kecil kemungkinannya untuk mendapatkan berat badan daripada mereka yang hampir tidak pernah makan mereka.
Manfaat Kacang Hijau
Kacang hijau atau phaseolus aureus berasal dari famili Leguminoseae alias polong-polongan. Sebagai makanan, tanaman tersebut dapat menghasilkan berbagai masakan, mulai dari aneka panganan kecil, bubur, sampai kolak.
Kacang hijau atau phaseolus aureus berasal dari famili Leguminoseae alias polong-polongan. Sebagai makanan, tanaman tersebut dapat menghasilkan berbagai masakan, mulai dari aneka panganan kecil, bubur, sampai kolak.
Selain rasanya yang gurih dan lezat, kacang hijau dan kecambahnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsium dan fosfor. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh sehingga aman dikonsumsi oleh mereka yang memiliki masalah kelebihan berat badan.
Kacang hijau mengandung protein tinggi, sebanyak 24%. Dalam menu masyarakat sehari-hari, kacang-kacangan adalah alternatif sumber protein nabati terbaik. Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering dianjurkan mengonsumsi kacang hijau agar bayi yang dilahirkan mempunyai rambut lebat.
Pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel rambut memerlukan gizi yang baik terutama protein dan karena kacang hijau kaya akan protein, maka keinginan untuk mempunyai bayi berambut tebal akan terwujud.
Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang. Kacang hijau juga mengandung rendah lemak yang sangat baik bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menyebabkan bahan makanan atau minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah tengik.
Lemak kacang hijau tersusun dari 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh. Umumnya kacang-kacangan memang mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.
Kacang hijau mengandung vitamin B1 yang berguna untuk pertumbuhan. Awalnya vitamin B1 dikenal sebagai anti beri-beri, selanjutnya dibuktikan bahwa vitamin B1 juga bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan.
Defisiensi vitamin B1 dapat mengganggu proses pencernaan makanan dan selanjutnya dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan. Dengan meningkatkan asupan bahan makanan yang banyak mengandung vitamin B1, seperti kacang hijau, hambatan pada pertumbuhan tubuh dapat diperbaiki.
Dengan mengkonsumsi kacang hijau maka akan membantu meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki saluran pencernaan, karena secara tidak langsung, peran tersebut sangat berkaitan dengan efek perbaikan pertumbuhan tubuh.
Penelitian menunjukkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat yang engindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan sehingga kemungkinan besar makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik.
SUMBER ENERGI
Kacang hijau juga dapat dijadikan sebagai sumber energi karena mengandung vitamin B1. Vitamin B1 adalah bagian dari koenzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi. Tanpa kehadiran vitamin B1 tubuh akan mengalami kesulitan dalam memecah karbohidrat.
Kacang Hijau dapat memaksimalkan kerja syaraf yang terganggu akibat oksidasi karbohidrat yang terhambat. Penelitian pada sekelompok orang yang makanannya kurang cukup mengandung vitamin B1 dalam waktu singkat muncul gejala-gejala mudah tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran, dan kurang bersemangat. Hal itu mirip dengan tanda-tanda orang yang sedang stress.
Kacang hijau juga mengandung vitamin B2 yang membantu penyerapan protein di dalam tubuh . Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2 dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi lebih efisien.
Tidak kalah dengan kacangnya, kecambah kacang hijau juga memiliki manfaat antara lain :
- Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat membantu memperlambat proses penuaan dan mencegah penyebaran sel kanker.
- Kandungan vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan.
- Sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar pencernaan. karena bersifat alkalis (basa).
- Untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan noda-noda hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan melangsingkan tubuh.
Sabtu, 26 Desember 2009
Memilih Perguruan Tinggi
Dari 1465+ perguruan
tinggi swasta di Indonesia, tentu saja tidak semuanya memenuhi kriteria minat,
biaya dan prospek yang sudah anda tentukan. Coret PTS yang tidak memiliki
program studi sesuai minat anda. Singkirkan PTS-PTS yang biaya kuliahnya
terlalu mahal bagi anda, atau terlalu jauh dari tempat tinggal anda sehingga
biaya untuk kuliah di sana akan terlalu tinggi. Dengan demikian daftar yang
anda miliki akan semakin pendek. Tetapi itupun mungkin masih cukup panjang
sehingga memerlukan pendalaman lebih jauh. Faktor apa lagi yang perlu dilihat
dari suatu perguruan tinggi untuk menentukan pilihan akhir anda?
Reputasi
Kalau saya harus memilih
salah satu PTS tanpa melihat faktor-faktor internal lainnya, pertimbangan utama
yang paling gampang saya gunakan adalah reputasi PTS tersebut. Reputasi di sini
berarti PTS yang bersangkutan secara umum dikenal sebagai PTS yang baik,
memiliki sarana belajar mengajar yang baik dengan fasilitas yang memadai.
Lulusannya pun tidak kesulitan dalam mencari pekerjaan. Bahkan ada lulusan PTS
yang menjadi rebutan perusahaan-perusahaan pemakainya.
Apakah tidak mungkin salah
jika memilih PTS ini? Harus kita ingat, reputasi tidak datang dalam sekejap.
Reputasi ini biasanya dibangun dengan kerja keras dan melalui proses yang
panjang. Bisa saya katakan bahwa anda berada on the safe side jika
memilih salah satu dari PTS-PTS ini. Bukan berarti lalu anda berhenti di sini
saja. Masih ada hal-hal lain yang harus anda cermati.
Status Akreditasi
Status akreditasi ini
adalah salah satu faktor yang paling sering digunakan oleh PTS untuk
mengiklankan dirinya. Tidak terlalu salah memang, karena hal itu menunjukkan
mutu/kemampuan PTS dalam menyelenggarakan suatu program studi. Status ini
didapat setelah diadakan penilaian tentang semua unsur yang diperlukan untuk
itu, termasuk fasilitas pendidikan, nisbah dosen tetap dan mahasiswa, kurikulum
pendidikan, dan banyak hal lainnya. Masalahnya, tidak semua orang memahami
dengan jelas tentang status ini, dan tampaknya banyak PTS yang menyadari dan
memanfaatkan ketidaktahuan tersebut.
Yang terutama adalah:
status akreditasi diberikan kepada program studi di suatu PTS dan bukan
kepada PTS yang bersangkutan. Jadi sebetulnya tidak ada istilah PTS yang
disamakan. Yang benar adalah (satu atau lebih) program studi di PTS tersebut
statusnya disamakan. Mungkin saja PTS tadi memiliki 3 program studi (misalnya
A, B, dan C), masing-masing dengan jenjang S1 dan D3. Kalau program studi A
jenjang D3 saja (satu dari enam) yang memperoleh status disamakan, apakah tepat
kalau PTS tersebut mengatakan statusnya disamakan?
Yang perlu anda ketahui
juga, status akreditasi ini menentukan kemandirian suatu program studi dalam
melaksanakan proses belajar mengajar, misalnya ujian negara atau penerbitan ijazah.
Suatu program studi (sekali lagi bukan PTS) yang sudah dinyatakan
terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berhak
untuk menyelenggarakan sendiri semua kegiatannya. Artinya anda tidak lagi harus
mengikuti ujian negara yang dilaksanakan oleh Kopertis, dan ijazah yang anda
terima cukup disahkan oleh PTS tempat anda kuliah.
Sekali lagi, tanyakan
dengan jelas status akreditasi program studi yang anda pilih. Jangan percaya
begitu saja dengan klaim yang dikeluarkan oleh suatu PTS tentang statusnya.
(Uraian yang lebih rinci tentang hal ini dapat anda lihat pada topik Akreditasi).
Jalur dan Jenjang
Pendidikan
Berapa lama anda mau
menghabiskan waktu di bangku kuliah? Secepatnya? Berapa cepat? Selain
ditentukan oleh kemampuan anda, hal ini juga tergantung dari jalur/jenjang
pendidikan yang anda ambil. Pendidikan tinggi di Indonesia mengenal dua jalur
pendidikan, yaitu jalur akademik (jenjang sarjana) dan jalur profesional (jenjang
diploma). Jalur akademik menekankan pada penguasaan ilmu pengetahuan, sedangkan
jalur profesional menekankan pada penerapan keahlian tertentu. (Untuk lebih
lengkapnya silakan lihat Struktur
Pendidikan Tinggi).
Dalam kaitannya dengan
waktu, jenjang sarjana membutuhkan waktu lebih lama (minimal 8 semester)
dibandingkan dengan jenjang diploma (2 semester untuk D1 - 6 semester untuk
D3). Hal ini tentu sangat berpengaruh pada biaya yang harus anda sediakan. Banyak
orang, yang karena keterbatasannya, lebih memilih jenjang diploma dengan
harapan cepat lulus dan mendapat pekerjaan.
Perlu anda ketahui,
jenjang diploma dirancang sebagai jenjang terminal. Artinya, lulusannya
dipersiapkan untuk langsung memasuki dunia kerja, bukan untuk melanjutkan
pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi (walaupun sekarang ada yang disebut
program lintas jalur, dari diploma ke sarjana). Ini berbeda dengan jenjang
sarjana, yang membuka kesempatan lulusannya untuk terus mengembangkan ilmunya.
Hal lain yang harus anda
perhatikan adalah tingkat persaingan di pasar kerja. Kalau banyak tenaga
sarjana yang tersedia, perusahaan akan lebih memprioritaskannya dibandingkan
lulusan diploma.
Gelar dan Sebutan
Sesudah anda lulus, anda
akan mendapat ijazah dan salah satu dari ini: gelar akademis atau sebutan
profesional. Yang pertama anda tentu tahu, Sarjana Ekonomi (SE), Sarjana Hukum
(SH), dan gelar lainnya. Gelar akademis ini diberikan kepada mereka yang
menyelesaikan pendidikan melalui jalur akademik (jenjang sarjana).
Lalu bagaimana kalau kita
menyelesaikan pendidikan jalur profesional (jenjang diploma)? Bukan gelar
akademis (Sarjana Muda, misalnya) yang kita dapatkan, melainkan sebutan
profesional seperti Ahli Madya Komputer (AMd Komp). Sebutan ini mungkin belum
terlalu memasyarakat, dan kadang-kadang dianggap kurang bergengsi. Banyak yang
masih menggunakan (dan lebih menyukai) istilah D3-Komputer. Anda yang
menentukan, gelar atau sebutan yang ingin anda tambahkan di belakang nama anda.
Fasilitas Pendidikan
Gedung megah dan ber-AC
saja tidak cukup untuk menjamin berlangsungnya proses belajar mengajar yang
baik. Bukan (hanya) itu yang dimaksud dengan fasilitas pendidikan. Fasilitas
seperti laboratorium (komputer, akuntansi, bahasa, dan lain-lain), bengkel,
studio dan perpustakaan sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan
mahasiswa. Mereka tidak hanya dituntut untuk menguasai wawasan keilmuannya
saja, tetapi juga bagaimana menerapkannya di lapangan. Apalagi untuk jalur
pendidikan profesional yang lebih bersifat aplikatif dan menekankan pada
ketrampilan.
Sekali lagi, jangan hanya
tampilan fisik yang anda perhatikan. Boleh saja PTS memasang foto-foto
gedungnya yang megah, laboratorium komputernya yang canggih. Tidak ada salahnya
anda coba menanyakan, kapan mahasiswa berkesempatan untuk menggunakan
fasilitas-fasilitas tersebut. Jangan-jangan hanya satu-dua kali per semester,
atau hanya untuk mahasiswa tingkat akhir saja. Perhitungkan juga jumlah
mahasiswa yang harus menggunakan fasilitas tersebut.
Kualitas dan Kuantitas
Dosen
Perkembangan suatu PTS
paling gampang dilihat dari jumlah mahasiswanya yang (selalu) bertambah. Ini
sangat penting bagi PTS, karena mahasiswa adalah sumber utama (seringkali
satu-satunya) pendapatan PTS. Dari merekalah PTS mencukupi kebutuhannya untuk
membiayai operasional pendidikan, membangun gedung, menambah fasilitas
pendidikan, termasuk membayar gaji dosen dan karyawannya. Oleh karena itulah
ada kecenderungan PTS untuk menggali sebanyak mungkin potensi ini, baik secara
kualitas (memperbesar uang gedung dan uang kuliah) maupun kuantitas (menerima
sebanyak mungkin mahasiswa).
Pada sisi lain,
bertambahnya mahasiswa menuntut ditambahnya jumlah dosen. Bukan hal yang mudah
mendapatkan dosen dengan jumlah yang memadai, apalagi yang memenuhi kualitas
yang dibutuhkan. Padahal Undang-Undang Pendidikan Tinggi mensyaratkan
tercapainya nisbah (rasio) antara dosen tetap dan mahasiswa sebesar 1:30 untuk
bidang studi IPS dan 1:25 untuk bidang studi IPA. Mungkin faktor dosen ini merupakan
salah satu faktor paling sulit bagi suatu PTS, dan karenanya sering diabaikan
atau direkayasa.
Pengabaian secara
kuantitatif dilakukan dengan membebani dosen yang terbatas jumlahnya dengan
beban mengajar yang besar, sehingga waktu dan tenaga dosen-dosen tersebut
betul-betul tersita untuk itu. Seringkali hal ini dilakukan dengan mengabaikan
aspek kualitas pengajarannya. Hampir tidak tersisa lagi waktu untuk melakukan
penelitian atau pengabdian masyarakat yang merupakan pilar-pilar Tri Dharma
Perguruan Tinggi.
Bisa juga suatu PTS
memenuhi aspek kuantitas dosen tetap ini, tetapi dengan mengkompromikan
kualitasnya. Misalnya dosen yang mengajar tidak sesuai dengan bidang ilmunya,
tidak terpenuhinya kepangkatan akademik dalam pengajaran atau bimbingan tugas
akhir, dan lain sebagainya.
Perekayasaan positif
terjadi dengan penggunaan dosen-dosen tidak tetap. Biasanya dosen tidak tetap
ini memenuhi persyaratan kelayakan mengajar, seperti latar belakang pendidikan,
gelar dan kepangkatan akademis dan profesionalismenya. Masalahnya, dosen-dosen
ini hanya menyediakan waktu yang terbatas kepada mahasiswa sesuai dengan status
tidak tetapnya. Bagi PTS, mereka tidak bisa disertakan dalam penghitungan
nisbah dosen tetap dan mahasiswa sehingga tidak berpengaruh dalam penentuan
status akreditasi.
Yang paling memprihatinkan
adalah jika terjadi perekayasaan negatif. Dalam hal ini PTS berusaha dengan
segala macam cara untuk memenuhi nisbah tersebut. Misalnya PTS masih
mencantumkan nama dosen yang sudah tidak lagi menjadi dosen tetap di sana, atau
nama seseorang tercantum sebagai dosen tetap di lebih dari satu PTS. Contoh
lain adalah dengan cara meminjam nama. Seseorang yang memenuhi kualifikasi
akademis "diangkat" sebagai dosen tetap dengan mendaftarkannya secara
resmi ke instansi yang berwenang. Artinya, secara administratif seluruh
persyaratan sudah dipenuhi dan "dosen" tersebut juga menerima gaji
dari PTS. Tetapi, keterlibatannya dalam kegiatan akademik hampir atau memang
tidak ada sama sekali.
Sebelum anda mendaftar, cobalah untuk mencari tahu jumlah dosen tetap
di PTS tersebut. Berapa orang yang bergelar S2, S3, dan mungkin ada yang sudah
bergelar profesor. Kualitas keilmuan anda sangat banyak ditentukan oleh mereka.
Sabtu, 19 Desember 2009
Albert Einstein
Albert Einstein (14 Maret
1879–18 April
1955) adalah seorang ilmuwan
fisika
teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20.
Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang
bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi.
Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika
pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek
fotoelektrik dan "pengabdiannya bagi Fisika Teoretis".
Setelah teori relativitas umum dirumuskan,
Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi
seorang ilmuwan. Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua
ilmuwan dalam sejarah,
dan dalam budaya populer, kata Einstein
dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius.
Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia.
Pada tahun 1999, Einstein dinamakan
"Tokoh Abad Ini" oleh majalah Time. Kepopulerannya
juga membuat nama "Einstein" digunakan secara luas dalam iklan dan barang dagangan
lain, dan akhirnya "Albert Einstein" didaftarkan sebagai merk dagang.
Untuk menghargainya,
sebuah satuan dalam fotokimia dinamai einstein,
sebuah unsur kimia dinamai einsteinium, dan sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein.
Rumus Einstein yang
paling terkenal adalah E=mc²
Biografi
Masa muda dan universitas
Einstein dilahirkan di Ulm di Württemberg,
Jerman;
sekitar 100 km sebelah timur Stuttgart. Bapaknya bernama Hermann Einstein, seorang
penjual ranjang bulu yang kemudian menjalani pekerjaan elektrokimia,
dan ibunya bernama Pauline. Mereka menikah di Stuttgart -Bad Cannstatt.
Keluarga mereka keturunan Yahudi; Albert disekolahkan di sekolah Katholik dan atas
keinginan ibunya dia diberi pelajaran biola.
Pada umur lima tahun, ayahnya menunjukkan kompas kantung,
dan Einstein menyadari bahwa sesuatu di ruang yang "kosong" ini
beraksi terhadap jarum di kompas tersebut; dia kemudian menjelaskan
pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menggugah dalam hidupnya.
Meskipun dia membuat model dan alat mekanik
sebagai hobi, dia dianggap sebagai pelajar yang lambat, kemungkinan disebabkan
oleh dyslexia,
sifat pemalu, atau karena struktur yang jarang
dan tidak biasa pada otaknya
(diteliti setelah kematiannya). Dia kemudian diberikan penghargaan untuk teori
relativitasnya karena kelambatannya ini, dan berkata dengan berpikir dalam
tentang ruang dan waktu dari anak-anak lainnya, dia mampu mengembangkan
kepandaian yang lebih berkembang. Pendapat lainnya, berkembang belakangan ini,
tentang perkembangan mentalnya adalah dia menderita Sindrom
Asperger, sebuah kondisi yang berhubungan dengan autisme.
Einstein mulai belajar matematika
pada umur dua belas tahun. Ada gosip bahwa dia gagal dalam matematika
dalam jenjang pendidikannya, tetapi ini tidak benar; penggantian dalam
penilaian membuat bingung pada tahun berikutnya. Dua pamannya membantu
mengembangkan ketertarikannya terhadap dunia intelek pada masa akhir
kanak-kanaknya dan awal remaja dengan memberikan usulan dan buku tentang sains
dan matematika.
Pada tahun 1894, dikarenakan
kegagalan bisnis elektrokimia ayahnya, Einstein pindah dari Munich ke Pavia, Italia (dekat kota
Milan).
Albert tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolah, menyelesaikan satu semester
sebelum bergabung kembali dengan keluarganya di Pavia .
Kegagalannya dalam seni liberal
dalam tes masuk Eidgenössische Technische Hochschule
(Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich) pada tahun berikutnya adalah
sebuah langkah mundur dia oleh keluarganya dikirim ke Aarau, Swiss, untuk menyelesaikan
sekolah menengahnya, di mana dia menerima diploma pada tahun 1896, Einstein beberapa
kali mendaftar di Eidgenössische Technische Hochschule. Pada tahun
berikutnya dia melepas kewarganegaraan Württemberg,
dan menjadi tak bekewarganegaraan.
Pada 1898, Einstein menemui dan
jatuh cinta kepada Mileva Marić, seorang Serbia yang
merupakan teman kelasnya (juga teman Nikola Tesla).
Pada tahun 1900,
dia diberikan gelar untuk mengajar oleh Eidgenössische Technische Hochschule
dan diterima sebagai warga negar Swiss pada 1901. Selama masa ini
Einstein mendiskusikan ketertarikannya terhadap sains kepada teman-teman
dekatnya, termasuk Mileva. Dia dan Mileva memiliki seorang putri bernama
Lieserl, lahir dalam bulan Januari tahun 1902. Lieserl
Einstein, pada waktu itu, dianggap tidak legal karena orang tuanya
tidak menikah.
Kerja dan Gelar Doktor
Pada saat kelulusannya Einstein
tidak dapat menemukan pekerjaan mengajar, keterburuannya sebagai orang muda
yang mudah membuat marah professornya. Ayah seorang teman kelas menolongnya
mendapatkan pekerjaan sebagai asisten teknik pemeriksa di Kantor Paten Swiss
pada tahun 1902.
Di sana , Einstein menilai aplikasi
paten penemu
untuk alat yang memerlukan pengetahuan fisika. Dia juga belajar menyadari
pentingnya aplikasi dibanding dengan penjelasan yang buruk, dan belajar dari
direktur bagaimana "menjelaskan dirinya secara benar". Dia
kadang-kadang membetulkan desain mereka dan juga mengevaluasi kepraktisan hasil
kerja mereka.
Einstein menikahi Mileva pada 6 Januari
1903. Pernikahan Einstein
dengan Mileva, seorang matematikawan. Pada 14 Mei
1904, anak pertama dari
pasangan ini, Hans Albert Einstein, lahir. Pada 1904, posisi Einstein di
Kantor Paten Swiss menjadi tetap. Dia mendapatkan gelar doktor
setelah menyerahkan thesis "Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen"
("On a new determination of molecular dimensions") pada tahun 1905 dari Universitas Zürich.
Di tahun yang sama dia menulis
empat artikel yang memberikan dasar fisika modern, tanpa banyak sastra sains yang dapat ia tunjuk atau
banyak kolega dalam sains yang dapat ia diskusikan tentang teorinya. Banyak
fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang gerak Brownian), efek
fotolistrik, dan relativitas khusus) pantas mendapat Penghargaan
Nobel. Tetapi hanya thesis tentang efek fotoelektrik yang
mendapatkan penghargaan tersebut. Ini adalah sebuah ironi, bukan hanya karena
Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek
fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari
jalan dalam teori kuantum. Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam
setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke
konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan
para ilmuwan selama beberapa dekade.
Dia menyerahkan thesis-thesisnya
ke "Annalen der Physik". Mereka biasanya ditujukan kepada
"Annus Mirabilis Papers"
(dari Latin:
Tahun luar biasa). Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi (IUPAP) merencanakan untuk merayakan 100
tahun publikasi pekerjaan Einstein di tahun 1905 sebagai Tahun Fisika
2005.
Gerakan Brown Albert Einstein, 1905
Di artikel pertamanya di tahun 1905 bernama "On
the Motion—Required by the Molecular Kinetic Theory of Heat—of Small Particles
Suspended in a Stationary Liquid", mencakup penelitian tentang gerakan Brownian.
Menggunakan teori kinetik cairan yang pada saat itu
kontroversial, dia menetapkan bahwa fenomena, yang masih kurang penjelasan yang
memuaskan setelah beberapa dekade setelah ia pertama kali diamati, memberikan
bukti empirik (atas dasar pengamatan dan eksperimen) kenyataan pada atom. Dan juga meminjamkan
keyakinan pada mekanika statistika, yang pada saat itu juga
kontroversial.
Sebelum thesis ini, atom dikenal
sebagai konsep yang berguna, tetapi fisikawan dan kimiawan berdebat dengan
sengit apakah atom itu benar-benar suatu benda yang nyata. Diskusi statistik
Einstein tentang kelakuan atom memberikan pelaku eksperimen sebuah cara untuk
menghitung atom hanya dengan melihat melalui mikroskop biasa. Wilhelm Ostwald, seorang
pemimpin sekolah anti-atom, kemudian memberitahu Arnold Sommerfeld bahwa ia
telah berkonversi kepada penjelasan komplit Einstein tentang gerakan Brown.
Senin, 23 Februari 2009
Fenomena Ponari
Sekarang ini sedang booming-boomingnya pengobatan alternative extra cepat dari "Batu Geledeknya Ponari". Mungkin muncul pertanyaan dari banyak orang...
Sebenarnya apa sih yg membuat orang-orang berbondong-bondong untuk bertemu bocah petir tersebut, sampai mereka ga peduli lagi betapa sakitnya harus berdesak-desakkan bahkan sampai timbul korban?
Sudah sedemikian parahkah Iman dan Kepercayaan seseorang? hingga percaya hanya dengan batu yang dicelupkan pada air minum dapat menyembuhkan segala macam penyakit.
Mungkin mereka pun (yg datang berobat) tak dapat disalahkan, kebanyakan dari mereka adalah orang-orang kurang mampu yang hidup untuk makan pun sudah susah apalagi harus berobat, jelas mereka tidak sanggup.
Mereka bisa saja tidak berlaku demikian jika mereka mendapat cara pengobatan yang layak. Dewasa ini sulit menemukan tempat pengobatan yang berbiaya murah atau gratis bagi rakyat miskin. Masyarakat mungkin sudah lelah akan harapan dan janji dari pemerintah dan mereka sudah bosan akan keruwetan negara ini. Mereka merindukan hal yang baru, sesuatu yang dapat membebaskan mereka dari penderitaan.
Hal seperti ini baiknya dijadikan refleksi bagi pemerintah untuk lebih memaksimalkan lagi kinerja mereka dalam bidang kesehatan bagi rakyat miskin. Karena merekalah (rakyat miskin) yang rawan terkena berbagai macam penyakit karena lingkungan dan keseharian mereka.
Sungguh memprihatinkan bila sampai jatuh korban lagi karena kasus yang demikian.
Kita sebagai makhluk berpendidikan sudah semestinya juga merefleksikan diri dari kasus Ponari ini, "Ponari mendorong kita untuk jeda sejenak dan berkaca, sejauh mana harapan bawah sadar kita terpenuhi? Janganlah kita berhenti pada kepercayaan akan pencerahan rasional, kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi, atau pada program formal pemerintah saja. Kita butuh pendekatan kemanusiaan yang transendentral, utuh,dan memenuhi harapan masyarakat,"kata Sindhunata_pengamat sosial-budaya.
(Kompas 22 Februari 2007)
Langganan:
Postingan (Atom)




